Jum’at-Sabtu, (28-29/8/2026) Dewan Ambalan 01.231-01.232 pangkalan SMK Plus Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Skanusda) menggelar Penerimaan Tamu Ambalan (PTA). Acara tersebut diikuti seluruh siswa kelas 10 yang bertransisi dari Penggalang menjadi Penegak. Kegiatan berlangsung 2 hari 1 malam.
Ketua Harian Kwarcab Sidoarjo Dr. H. Mustain Baladan M.Pd.I yang hadir membuka kegiatan dalam sambutannya menyinggung transisi sikap Penggalang ke Penegak. Ia beranggapan sikap cengeng tidak boleh dipertahankan seorang Penegak.
“Kalian Penegak di sini. Ini artinya kalian sudah mulai meninggalkan masa kanak-kanak,” ujar Kak Tain, sapaannya.
Kak Tain menambahkan bahwa Penegak harus mampu membuat keputusan sendiri. Artinya, pembina hanya bertindak sebagai pengarah.
Kegiatan kali ini juga menghadirkan Pemadam Kebakaran dari BPBD Sidoarjo untuk memberikan materi mitigasi bencana. Setelah itu ada materi pengenalan ambalan yang disampikan oleh Fatich Masturo, S.Pd yang dilanjutkan dengan materi Saka Dirgantara.
Kepala SMK Plus NU Sidoarjo Mohammad Zakariyya M.Pd, mengatakan bahwa mereka di bentuk untuk menjadi garda terdepan di pramuka. “SMK Plus NU Sidoarjo menyiapkan kalian menjadi pandu-pandu terdepan pramuka,” ucapnya.
Pasalnya, kegiatannya tak hanya seremonial tetapi juga memasukkan nilai-niai Pramuka ke dalam sikap dan perilaku. (Satriaji/Natasya)












Add Comment