Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) IX Pagar Nusa Jawa Timur tahun 2025 telah usai digelar. Gelaran tingkat provinsi itu meninggalkan kenangan manis bagi dua pesilat dari SMK Plus NU Sidoarjo bernama M. Sarifudin dan Achmad Wijdi Seno. Pasalnya, kedua pesilat tersebut berhasil mempersembahkan medali emas untuk sekolah dan Kota Delta Sidoarjo.
Sarifudin mengaku, sebelum pertandingan telah melakukan persiapan selama 3 bulan. Mulai latihan fisik, teknik, dan juga mental. Ia pun termotivasi karena ingin membanggakan orangtua di kejuaran antar kota/kabupaten tersebut.
Udin pun tidak menyangka bisa meraih juara 1 kategori tanding Kelas C Remaja. Pasalnya, semua lawan kemampuannya hampir seimbang.
“Sebenarnya semua lawan sulit tapi itu tergantung usaha masing-masing,” ujar peserta didik kelas 12 Akuntansi itu.
Kemenangan itu membuat Udin percaya diri mengikuti kejuaraan lebih bergengsi selanjutnya. Salah satu keinginannya yakni bisa juara tingkat ASEAN. “Tetap semangat. Usahakan datang terus waktu latihan dan jangan lupa berdoa sebelum lomba,” pesan Udin.
Sementara itu Achmad Widji Seno yang memuncaki Kelas J Putra Dewasa mengaku termotivasi mengikuti kejuaraan Silat karena ingin melestarikan budaya Nusantara dan warisan salah satu ulama NU.
“Pastinya, ingin membanggakan orangtua dan sekolah. Pencak Silat ini salah satu warisan Nusantara. Apalagi Pagar Nusa itu pendirinya adalah seorang kiai,” kata peserta didik kelas 11 Farmasi itu.
Kejuaraan yang dilaksanakan di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Denanyar, Jombang (25-27/12/2025) lalu diikuti pesilat dari berbagai kabupaten/kota seluruh Jawa Timur. (Satria/Tasya/Salsa).











Add Comment