
Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar diperlihatkan oleh siswa-siswi SMK Plus Nahdlatul Ulama Sidoarjo dengan melakukan kegiatan peduli lingkungan, yang dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2022 (Selasa, red.). Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pembiasaan dan menanamkan sikap cinta kebersihan kepada para siswa. Selain itu, siswa juga dilatih untuk disiplin menjaga lingkungan sekitar, supaya terbiasa dan tidak melakukan hal negatif, seperti membuang sampah sembarangan.
“SMK Plus NU Sidoarjo peduli lingkungan dilakukan dalam rangka untuk menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar, dikarenakan seringkali kita melihat banyak sampah-sampah plastik dan jenis lainnya yang tidak bisa di daur ulang. Dengan adanya SMK Plus NU peduli lingkungan ini diharapkan sampah-sampah non daur ulang di sekitar jalan maupun di selokan menjadi bersih dan nyaman dipandang mata saat kita melintas” Ucap Mohammad Zakariya, S.Pd selaku waka kesiswaan SMK Plus NU Sidoarjo.
Adapun peran dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah itu sangatlah penting. Hal ini bukan hanya untuk dilaksanakan oleh petugas kebersihan di sekolah saja, tapi juga dibutuhkan peran dari seluruh warga sekolah untuk menjaga dan merawatnya.
Selain kegiatan di atas, perlu diterapkan juga peduli lingkungan seperti melakukan penghematan energi dengan salah satu upayanya adalah memberi imbauan agar seluruh warga sekolah maupun masyarakat untuk menghemat energi baik itu air bersih maupun listrik berupa stiker di tempat-tempat tertentu. Mengelola sampah dengan memilah sampah sesuai dengan jenisnya.
“Harapannya untuk masyarakat bisa lebih sadar lagi akan kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya jangan membuang sampah sembarangan.” Ucap Atirah Annisa Limpo yang merupakan salah satu siswa yang mengikuti kegiatan bersih-bersih di lingkungan masyarakat.
Dengan menjaga lingkungan, diharapkan siswa-siswi SMK Plus Nahdlatul Ulama Sidoarjo menjadi orang yang peduli, mandiri, gotong royong, dan peka terhadap lingkungan sekitar. Di mulai dari hal kecil inilah para siswa dilatih karakternya supaya lebih baik lagi. Dengan mewujudkan lingkungan yang bersih, belajar pun lebih nyaman, dan terbebas dari serangan penyakit. (Rahma/Ani)











Add Comment